Wednesday, April 22, 2015

Sebagai makhluk sosial, kita tak pernah lepas dari hubungan timbal balik antara kita dan orang lain. Dalam hubungan ini, maka ada kemungkinan kita mendapatkan respon positif atau mungkin juga respon negatif.
Jika respon positif yang kita dapatkan, maka kita akan merasa bahwa tidak ada persoalan yang berarti dalam hubungan timbal balik tersebut. Tapi jika sebaliknya, yang kita terima adalah respon negatif, maka kita akan merasa bahwa ada permasalahan yang akan kita hadapi selama hubungan ini berlangsung. Apalagi jika dalam hal ini kita bertindak sebagai orang yang membutuhkan jasa,

Apa yang sebaiknya kita lakukan jika hal ini terjadi. Jangan cemas. Kita coba berlaku dan berfikiran positip.menghadapi keadaan ini.
Pertama-tama lakukan koreksi diri. Apakah kita sudah melakukan hal-hal yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita harus jujur dengan keadaan yang ada. Mulailah mencoba berpikiran logis. Apakah ada kesalahan, kekeliruan yang telah kita lakukan. Tak perlu merasa takut, malu, jika sebab musabab kejadian tersebut ternyata berasal dari diri kita. Jika kejujuran tersebut sudah kita temukan , berusaha dan mencoba untuk memperbaiki kekeliruan tersebut, dengan jalan mencoba untuk memaafkan diri sendiri dan memaafkan orang tersebut. Buat hati kita tenang  agar ketidak nyamanan yang sudah terjadi dapat berubah menjadi sesuatu yang melegakan. Sadarilah bahwa tak ada gading yang tak retak. Tapi jangan biarkan ketidaknyaman menguasai hati. Berikan ruang untuk memaafkan.

Pilihan Dalam Hidup

Dalam menjalani kehidupan, kita selalu dihadapkan kepada pilihan. Pilihan itu dapat merupakan pilihan yang tepat maupun pilihan yang kurang/tidak tepat. Pilihan yang tepat akan menghasilkan keputusan yang memuaskan dan akan menimbulkan rasa bahagia, tetapi ketika pilihan yang diambil ternyata tidak tepat, akan menimbulkan rasa kecewa, tidak bahagia maupun putus asa.
Baik rasa bahagia, maupun rasa kecewa, semua akan mempunyai nilai positif jika kita mempunyai keyakinan bahwa semua itu ada yang mengatur, ada campur tangan Yang Maha Pencipta.

Kita coba berfikir dengan keyakinan bahwa sesuatu yang terjadi itu sudah ditentukan oleh Allah swt. Kita sebagai mahkluk yang diciptakan, tentunya tidak mempunyai kemampuan apapun karena semuanya yang terjadi adalah atas kehendakNYA, semua ada dalam genggamanNYA. Kita hanya diberi kemampuan untuk memohon/berdo'a  agar diberi kemampuan untuk berbuat sesuatu dengan izin dan ridhoNYA.
Jika pilihan kita ternyata tepat dan hasilnya sesuai dengan harapan kita, hal yang perlu dilakukan adalah mensyukurinya. Betapa kita telah diberiNya tambahan nikmat. Semoga ketepatan pilihan ini tidak menjadikan kita sombong dan beranggapan bahwa ini semua karena usaha kita dan lupa dengan adanya campur tangan Allah swt.
Dan jika hasil yang diperoleh dari pilihan itu ternyata tak sesuai dengan harapan dan keinginan kita sebagai pemohon, mari kita berpikir dan mengkaji apakah yang kita lakukan itu sudah sesuai dengan ketentuanNYA, apakah sudah dilakukan usaha yang maksimal? dan yang paling utama, kita harus berfikir bahwa ketentuan itu adalah sesuatu yang mungkin jika dikabulkan sekarang, merupakan waktu yang kurang tepat ( karena Allah Maha Mengetahui Yang Gaib dan Yang Nyata) sehingga perlu ditunda. Kesabaran kita sedang diuji, sabar dalam menerima sesuatu yang tak diinginkan. Jika ujian tersebut dapat dilewati, maka kita akan diangkat derajatnya disisi Allah swt.
Yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan do'a kita pada waktu yang tepat dan cara yang tepat. Kuncinya apapun yang kita terima tetaplah harus disyukuri. Karena kalau yang kita terima tersebut sesuai dengan yang kita harapkan dan yang telah kita perjuangkan,berarti Allah memberikan kenikmatan tersebut tepat waktunya. tapi jika belum diberikan pada saat ini bearti Allah menentukan ini bukan saat yang terbaik. Kita harus menunggu dan berjuang lagi lebih giat. Dan Insha Allah, jika waktunya telah ditetapkanNYA, kemujuran tersebutpun akan menjadi milik kita.


Doa untuk Keselamatn Orang Tua

Hari Selasa (21 April 2015), tausiah yang saya dapatkan adalah tentang ibu yang telah mengandung kita dengan susah payah (bukan karena saya ibu), tetapi ini memang terdapat di dalam Alqur'an Surah Al-Ahqaf (QS 46 : 15-18): Yang artinya:
 Qs 46 : 15 "  Dan Kami perintahkan  kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya.  Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmatMU yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhoi, dan berilah aku , kebaikan yang akan mengalir sampai ke anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau kapada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim ".
Doa ini dapat dibaca setelah sujud syukur.
QS 46: 16 " Mereka itulah orang-orang yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga.  Itu janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka".
QS 46 :17 " Dan orang yang berkata kepada orangtuanya "AH" Apakah kamu berdua memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu? lalu kedua orang tuanya memohon pertolongan  kepada Allah (seraya berkata) " Celaka kamu, berimanlah! Sungguh janji Allah itu benar". lalu dia (anak itu) berkata, " Ini hanyalah dongeng orang-orang dahulu".
QS 46 : 18 "  Mereka itu orang-orang yang telah pasti terkena ketetapan (azab) bersama umat-umat terdahulu sebelum mereka, dari (golongan) jin dan manusia.  mereka adalah orang-orang yang merugi".
Selain hal tersebut di atas, tausiah itu juga mengenai curhat seorang ibu yang baru menerima cobaan dari Allah Subhanallahu wa ta'ala. Cobaan yang diberikan kepada seorang ibu yang mempunyai anak semata wayang yang sangat penurut kepada orang tuanya (anak sholehah). Anak tersayang ini meningggal pada umur muda (baru saja menyelesaikan kuliahnya. Ibu tersebut merasa sangat terpukul, dan merasa hampir-hampir tak mampu menerima cobaan tersebut.
Terdapat suatu janji Allah pada hambaNYA yang mendapat musibah tetapi dapat menerimanya dengan ikhlas dan sabar. Ikhlas karena itu semua adalah kehendakNYA, sabar karena ini merupakan ujian dari Allah dan dibalik keikhlasan dan kesabaran tersebut ada yang akan Allah Subhanallahu wa ta'ala berikan yaitu sebuah rumah di surga. Sebuah rumah yang diberi nama "Rumah Keberkahan".
Dan akhir dari tausiah hari itu adalah mencoba untuk menjadi orang yang sabar dan ikhlas. Sedangkan kesimpulan yang dapat diambil dari tausiah Al-Ahqaf adalah menjadi anak yang sholeh dan sholehah.
Bahagiakanlah dulu diri sendiri, Insya Allah, kebahagiaan yang terpancar dari diri kita akan menyebar ke orang lain. Orang yang berbahagia adalah orang yang merasa cukup dengan pemberian yang telah diterima. karena mempunyai keyakinan itulah yang terbaik yang diberikan Allah Subhanallahu wata'ala pada saat ini.  Sedangkan orang yang tidak berbahagia adalah karena kita selalu menuntut lebih sehingga selalu tidak mensyukuri apa yang telah diterima sebelum dan saat ini. Ketidak puasan akan selalu menimbulkan keluhan. Keluhan ini adalah upaya syaitan agar  manusia menjadi umat yang kufur nikmat. Mengeluh dan mengadulah hanya kepadaNYA, karena hanya Allah yang Maha Mengetahui, Maha Mendengar, Maha Memberi dan Mengabulkan do'a. Allah Subhanallahhu wata'ala sangat menyukai umatNYA yang selalu menangis kepadaNYA...
Barakallahu fiik...

Thursday, April 2, 2015

BUBUR AMBO'

Bubur yang satu ini tidak beda dengan bubur nasi lainnya. Biasanya dimasak untuk keperluan satu keluarga besar. Bedanya dengan bubur nasi yang lain adalah bubur ambo' adalah bubur dengan santan kelapa yang tentunya memberikan rasa berlemak legit. Diperkaya rasa dengan sayuran pako' miding dan dapat juga ditambahkan jagung. Adapun alasannya memasukkan sayuran dan santan kelapa adalah karena bahan sayuran sebagai serat dan kelapa ini mudah didapat. 

Bahan
-  beras (500 g)
- pako' miding (pakis merah yang belum mekar)
- jagung manis dipipil
- santan

Bumbu :
- Sahang putih halus
- Bawang merah (5 siung)
- Bawang putih (3 siung)

Bahan pelengkap
- ikan teri goreng
- kacang tanah goreng

Cara membuatnya :
- besar dimasak hingga  menjadi bubur,
- masukkan bumbu
-Masukkan jagung dan kalau jagungnya sudah lembut, baru dimasukkan sayurnya.
- masukkan santannya diaduk sampai mendidih dan siap diangkat.

Selamat mencoba.

*****

PACRI NANAS

Pacri nanas ini merupakan salah satu kuliner khas melayu Sambas, Kalimantan Barat. Bahan dasarnya adalah nanas. Rasanya asam segar dan berempah. Ini salah satu masakan favorite keluarga kami.

BOTOK IKAN

Makanan yang satu ini merupakan salah satu kuliner khas daerah Sambas. Bahannya adalah ikan yang merupakan salah satu jenis/ bahan yang cukup banyak terdapat di daerah pesisir pantai. Seperti diketahui, ikan ini adalah bahan makanan yang mudah rusak. Pada musim ikan berlimpah, salah satu penanganan agar ikan ini tetap dapat dikonsumsi, maka selain dibuat ikan asin, maka dapat pula dibuat Botok Ikan. Selamat Mencoba..

Bahan
:Ikan segar/ setengah segar ( 1 kg)
daun mengkudu
daun kunyit
daun kesum
Kelapa gonseng
Kelapa yang diambil santannya
daun salam

 Bumbu ang dihaluskan
Ketumbar (2 sendok makan)
Adas manis ( 2 sendok makan)
Bawang merah (7 siung)
Bawang putih (5 siung)
Serai (3 batang)
Kunyit ( 2 potong @ sebesar ibu jari)
Lengkuas ( 2 potong @ sebesar ibu jari).

Cara membuatnya :
1. ikan dibersihkan dan dipotong sesuai selera
2. daun kesum dibungkus dengan daun kunyit, dipotong halus seperti bunga rampai.
3. 1/2 bagian bumbu halus dicampur dan diaduk menjadi satu dengan daun kunyit+daun kesum dan kelapa goseng yang sudah ditumbuk halus.
4. Ikan yang sudah dipotong-potong dimasukkan ke dalam bumbu diatas.(3).
5. Bungkus sepotong-sepotong ikan ke dalam daun mengkudu. dan diikat dengan tali nrafia.
6. 1/2 bagian bumbu yang dihaluskan, ditumis dengan minyak sampai harum.
7. masukkan ke dalam santan encer , baru dimasukkan ikan yang sudah dibungkus dengan daun mengkudu tadi sampai semua bungkusan ikan tersebut tenggelam.+ daun salam
8. biakan mendidih, barumasukkan santan kental.
9. diaduk-aduk agar tidak pecah dan masak sampai mendidih
10. Bagi yang suka, bisa ditambah dengan cabe rawit ketika memasaknya.






BUBUR PEDAS

Bubur pedas atau dalam bahasa Sambasnya Bubbor Paddas adalah masakan khas dari daerah Sambas, Kalimantan Barat. Masakan ini merupakan cerminan dari masyarakat tradisional yang gemar bergotong-royong dalam kesehariannya. Bubur pedas adalah makanan sehat karena kaya akan sayur-sayuran sehingga sangat baik bagi pencernaan.
Dalam penyajiannya, masakan khas Sambas ini mengalami modifikasi pada jenis sayuran yang dimasukkan dalam masakan.  Ada yang menyukai bubur pedas dalam bentuk asli, namun ada pula yang menyukai beragam sayuran dalam bubur pedasnya. Berikut adalah bahan dan cara pembuatan bubur pedas yang lezzis.
Selamat mencoba.

Bubur pedas yummy

ASAM PEDAS BELULANG/DAGING

Bahan :
-  0,5 kg (kulit sapi) atau dapat juga diganti dengan daging sapi
-  0,5 kg Kentang
-  200 gram mie so'un
(A)  Bumbu-Bumbu dionseng dan dihaluskan
-  ketumbar (2 sendok makan)
-  Adas manis (1 sendok makan)
-  Cengkeh (1 sendokeh)
-  Kayu Manis ( 5 cm)
-  Pala ( 1 sendok teh)
-  Jintan Putih ( 1 sendok teh)

PERAWATAN RUH (Hasil Tausiah hari kamis)

Dalam penciptaanNYA, alam semesta merupakan penciptaan yang terlengkap, teridiri dari makhluk hidup dan  makhluk tak hidup. Manusia terbentuk atau terdiri dari jasad dan ruh.
Ruh mempunyai sifat : kudrat, Iradat, Sami, Basar, Kalam, Ilmu, Hayat.
Sedangkan jasad : mempunyai sifat penuh dengan kecintaan kepada materi : senang dipuja,   menyenangi harta, semua ingin jadi pemimpin.
Jika sifat jasad tidak disinergikan dengan ruh, maka akan menjadi keduniawian, tetapi kalau diikuti dengan ruh maka akan menuju ke jalan Allah SWT.
Pemeliharaan jasad sudah kita ketahui semua. Jasad dimandikan setiap hari antara 2 -3 kali sehari.
Jasad diberi makan. Kalau diikuti dengan ketentuan yang Islami, maka ketika jasad makan maka ruhpun akan ikut makan.  kalau kehidupan mau berkah, maka segala kegiatan yang dilakukan harus dengan ilmu. Contoh keseharian: makan jangan menggunakan tangan kiri. hal ini menunjukkan bahwa dalam hal makan ada syarat yang harus dipenuhi. Jadi ada ilmu yang harus diketahui.
Jasad diberi pakaian. Selain untuk melindunginya dari keadaan luar yang dapat membayakan tubuh, juga untuk melindungi aurat.
Jasad juga diberi pendidikan. Banyak pendidikan yang sudah dilalaui, dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, perguruan Tinggi sampai pada jenjang tertentu.
Jasad juga perlu melakukan silaturahmi/kumpul-kumpul. Ada acara arisan, selamayan, Silaturahmi RT, RW dan sebagainya.
Dan jasad juga perlu piknik atau rekreasi. Semua kebutuhan jasad akan hal-hal tersebut diatas sudah dipenuhi.
Tetapi bagaimaan dengan kebutuhan ruh? Sudahkah kita perhatikan kebutuhannya?
Mari kita lihat.
Kebutuhan ruh akan :
-   Mandinya ruh. Ketika jasad mandi, apakah ruhnya juga turut mandi?
    Ketika ruh mandi, maka jasad ikut mandi, tetapi mandinya jasad belum tentu ruhnya ikut mandi.
    Jadi tergantung bagaimana kita memfungsikan ruh tersebut.
    mandinya ruh adalah Sholat. Melaksanakan sholat harus dengan :
    1). Syarat.  dalam sholat ada syarat yang harus dipenuhi.
    2).  Rukun. Ada rukun-rukun pada sholat
    3).  Sunah
    4).  Makruh
    5).  syah
    6).  Batal
    7)   Ikhlas
    Semua yang dilaksanakan agar terlaksanya sholat harus dengan ilmu. Setelah semua hal-hal
    tersebut diketahui ilmunya maka aka  terlihat hasilnya yaitu pada pembentukan pribadi yang
    berakhlak (akhlakul karimah). 
-  Makannya ruh :
   1). infak                      
   2). sedekah                       
   3). Zikir. 
   Infak, sedekah dan zikir adalah makanan ruh, karena ruh akan lapar jika tak berzikir, berinfak dan
   bersedekah.Berzikir : mengingat Allah dengan hati dan lisan. Yang terbaik adalah zikir bersama-
   sama antara hati dan lisan.
- Pendidikan : akan diikuti oleh jasad yang baik :
  1). taddabur Al-qur'an
  2). taddabur hadist
-  Piknik ruh :
  1). Tahajud
  2). Haji
  3). umrah
  2 dan 3 memerlukan biaya yang mahal, maka kita lakukan yang murah yaitu tahajud.
  Kesimpulannya : ruh yang tak dimandikan akan kotor, ruh yang tak diberi makan akan lapar dan ruh
  yang berpendidikan akan bodoh.  Begitulah ruh yang tak dirawat.

                               




Tuesday, March 31, 2015

Rencana Allah

Hari ini rencana yang sudah diatur adalah ke pengajian ustazah Fatma. Beliau telah sms kemarin (hari rabu), dan saya menyanggupi untuk hadir. Kami biasanya pergi berombongan dengan kawan-kawan yang lain. Kami yang tidak membawa motor akan dibonceng. Tapi hari ini rencananya berubah. Niat  yang sudah dipasang di hati terpaksa batal. Teman-teman satu persatu menyatakan absen untuk hadir. Nah yang aneh adalah yang batal pergi adalah teman-teman yang nota bene yang punya kendaraan. jadi tinggallah kami yang biasanya dibonceng tak punya kaki untuk pergi. Itu adalah rencana hari ini.,
Siang tadi, teman yang di FHut , sms yang isinya memberitahukan kalau besok, Jum'at ada pengajian yang diisi oleh ustad Arief Hasbillah. Biasanya kegiatan inipun menjadi acara yang selalu ditunggu-tunggu. Ustad Arief Hasbillah termasuk ustad yang selalu membahas hal-hal masa kini dan penyampaiannya juga menarik. Tetapi kembali, rencana rutin ini nampaknya bakal digantikan dengan jadual baru, tugas pokok, menghadapi anak didik yang nda mungkin ditinggalkan dan diabaikan.Dan waktunya adalah pada jam yang sama.
Wah. saya berpikir mengenai kedua rencana yang gagal ini. Saya semakin yakin bahwa apapun yang direncanakan manusia belum dan bukan apa-apa jika dibandingkan dengan rencana Allah. Allah mempunyai rencana sendiri dan kita yakin rencana Allah adalah sempurna. Pasti ada sesuatu dibalik batalnya rencana kita yang digantikan dengan rencana Allah. Biasanya kebaikan yang akan kita terima dari perubahan rencana tersebut. Saya akan menunggu, apa yang akan terima sebagai bonus dari keikhlasan menerima perubahan rencana ini. Insya Allah. saya akan sabar dan ikhlas. Dan kembali janji ke anak saya juga batal, karena kami punya kesepakatan, bahwa yang saya terima dari tausiah-tausiah akan saya bagikan lewat blog ini kepadanya. Maaf ya sayang. Insya Allah kalau ada bahan baru akan mama bagikan ke adx. inilah berita.

KULINER KHAS SAMBAS

Berkunjung ke suatu tempat, selain menikmati keindahan panoramanya, tentu ada lagi kegiatan lain yang ditunggu-tunggu yang merupakan kelengkapan dari kegiatan pertama tadi.  Setelah puas menikmati keindahan, masuklah ke kegiatan berikutnya yaitu kuliner.
Setiap daerah mempunyai ragam kuliner. Tak cukup hanya sejenis kuliner, tapi setiap daerah akan mempunyai beberapa kuliner, baik sudah dikenal oleh masyarakat luas maupun yang belum dikenal secara luas.
Di daerah Sambas yang terletak di provinsi Kalimantan Barat, kuliner yang sudah cukup dikenal ada beberapa jenis baik yang berasal dari protein hewani maupun protein nabati.

Bubur Pedas Khas Sambas, Kalimantan Barat
Misalnya: dari jenis  protein hewani : Asam Padas Belulang, Acar Galli, Acar Umbut Kelapa, Bubur Ambo', Bubur Padas, Botok Ikan, Gulai Keladi Kuyong, Gulai Rias Pisang, Gulai Tengkalok, Gulai Ayam Paddas, Gulai Simpor, Gulai Lammak Ikan Salai,  Ayam Masak Puteh, Pacri Nanas, Pergedel Bubbok,  Padda' Bubbok, Sop Mie Asin, Sop Ikan Lume'. 
Dari jenis protein nabati : Kerabu Galli, Kerabu Sayur, Kerabu Asam, Lempeng Sago', Lempeng Pakkak, Ingol-Ingol,Tumis Mbidding, Te' Lalla', Sambal Bajak.

Makanan Pelengkap : Serikaye, Laksamana Mengamuk, Talam Belaok. Putri Sallat, Kusoi, Doko'-Doko', Pa'limpong, Lupis, Bubur Sumsum, Bubor Catok, Bubor Ayak. Pasong, Nase' Manis, Bingke Berandam, Roti Ampas, Gimlong, Galang-galang, Lidah Sutong, Putu Cangker, Dadar Gulong, Lamang, Lapat, Putu Satu, Putu Barras, Buah Gayam,

Inilah beberapa kuliner yang akan dijumpai jika beranjangsana ke Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.

Tuesday, March 24, 2015

HARAPAN BUNDA II

Melihat kembali ke belakang, alangkah singkatnya waktu yang telah dilewati. Membayangkan masa ke depan apa kira-kira yang akan terjadi?
Kembali kebelakang, hidup bagaikan yang berisi segala macam rasa. Rasa bahagia, senang, duka, galau, harap dan cemas. Semuanya pernah dialami oleh siapapun di dunia ini.
Tapi ternyata bermacam rasa ini tak membuat kita putus asa dalam menjalani hidup ini, malahan semakin membuat kita kuat dan bersemangat dengan harapan hidup berakhir khusnul khatimah.
Anak-anak yang disayangi membuat kita menjalani hidup ini dengan penuh semangat.
Mereka adalah anak-anak yang penuh semangat, penuh harapan dan cita-cita. Dalam ingatan ini, mereka bukan anak yang banyak tuntutan. Mereka termasuk anak-anak yang penuh pengertian dan menyenangkan. Memang terkadang kalau dibandingkan dengan anak-anak yang lain, ada persaan sedih. Sedih karena tak dapat memenuhi keinginan seperti layaknya anak-anak yang lain.
Hidup kami termasuk sederhana, tapi tak membuat kami nestapa. Segala keinginan harus melalui pilihan skala prioritas. Dan skala prioritas keluarga kami adalah pendidikan dan kebersamaan. Dan kami bersyukur ternyata kesederhanaan membuat anak-anak tahu bagaimana berbuat.  Mereka tak pernah memaksakan kehendak, berbuat sesuatu selalu melalui pertimbangan-pertimbangan yang logis. Dalam kesederhanaan kami, anak-anak mampu menempatkan diri pada kondisi yang nyaman.

Dalam hal kebersamaan membuat hubungan kami sangat dekat satu dengan yang lain.
Hubungan kami, orag tua dan anak selalu terjalin harmonis dan tak ada kata-kata untuk berhenti berkasih sayang. Dan kejadian-kejadian di masa lalu dijadikan sebagai perekat kasih sayang tersebut.
Ibu percaya hubungan kasih sayang ini semakin hari menjadi semakin dekat dengan kesadaran masing-masing akan memperbaiki diri, masing-masing akan selalu menjaga kasih sayang ini, saling mendo'akan, saling dukung dan saling berbagi.
Anak-anak sekarang mereka telah membina keluarga.  Ibunda do'akan semoga keluarga mereka selalu dalam Lindungan Allah swt, menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, tak pernah lepas dari kasih sayangNYA, ridho dan ampunanNYA.
Semoga diberi kesempatan, diberi rezeki yang halal, berkah dan berlimpah,  kesehatan dan kemudahan dan menjadi tamu Allah. Kesuksesan dan keselamatn dunia wal akhirat, diberi anak keturunan yang shaleh dan shalehah, sehat jasmaniah dan rohaniah, dan diberi umur, kesehatan, rezeki dan kesempatan untuk beribadah kepadaNYA.
Ibunda tak mengharap balasan dari apa yang telah bunda laksanakan. Semua itu adalah tugas dan kewajiban sebagai orang tua. Ibunda tak berhak untuk meminta balasan karena ibundapun tak memberi lebih.
Harapan ibunda adalah menjadi anak dan istri yang sholehah, bertaqwa kepadaNYA, istiqomah, khusu', ikhlas, sabar dalam beribadah, perbanyaklah berbuat amal kebajikan dan melihat anak-anak tersayang hidup rukun dan bahagia bersama keluarga.  Rasa bahagia itu sudah menjadi balasan yang pantas ibunda terima.
Maafkan bunda yang tak dapat memberi lebih dalam materi, tapi hanya dapat berbagi  kasih sayang dan pengertian.

HARAPAN BUNDA I

Sunyi senyap malam, ditingkahi suara desau angin, suara kendaraan bermotor yang sekali-kali melewati jalan sempit di depan rumah. Suara-suara ini menemani mata yang tak juga mau terpejam. Lamunan melayang ke masa silam dan angan mencoba merambat ke masa depan. Lama sudah hidup berlalu. Sejauh ini perjalan hidup terus berlangsung. Kapan dia berhenti? Hanya Dia yang tau..Hanya Dia yang Maha Menentukan. Ketika saatnya datang, ketika Sang Khalik memutuskan untuk  menghentikan aktivitasnya, maka tak seorangpun yang dapat menahannya.
Terlintas sekilas pertanyaan: apakah masih diberi kesempatan untuk berbuat lebih baanyak amal kebajikan? Masihkah akan diberikan kesempatan untuk memohon ampunan akan segala kesalahan? masihkan akan diberikan keberkahan dalam sisa kehidupan? Semua berkecamuk menjadi satu. Tak mampu menjawabnya sendiri. hanya mampu berharap semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang akan selalu membukakan pintu kebajikan, pintu ampunan dan keberkahan.
Malam merayap menjelang subuh. Sudah mulai terdengar kokok ayam yang menandakan waktu sudah mendekati waktu subuh. tapi tetap saja mata nyalang tak terpejam.
Semoga hari-hari yang akan dilalui diesok hari memberikan ketenangan lahir dan bathin, penuh keberkahan.  Penuh dengan semangat untuk menggapai ridhoNYA. Semoga aktivitas di dunia dapat menjadi bekal untuk akhirat nanti.
Aaamiiin Ya Rabbal 'alamin.

Wednesday, March 4, 2015

Bangun, berdo'a dan bersemangat. Hari baru menunggu kreativitas kita. Insya Allah jalan akan dibukakan Allah swt. Dialah Sang Penguasa, sang Penentu dan yang Menetapkan, Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Tiada yang boleh mengatur hidup kita. Kita serahkan hidup dan mati kita
 hanya dalam genggamanNYA. Tak ada orang yang berkuasa atas diri kita, hanya Allah Yang Maha Kuasa atas makhlukNYA. Marilah kita bertawakal, memohon ampun dan berserah diri hanya kepadaNYA. Berikan pada hati kepercayaan dan keyakinan bahwa sesuatu yang kita harapkan dan cita-citakan Insya Allah mendapatkan ridhoNYA. SEMANGAT.

Friday, February 27, 2015

Penanganan Lahan Sempit dengan Hidroponik

Hidroponik

Dahulu ketika berbicara tentang bercocok tanam, maka yang selalu terbayang adalah luas/bentuk lahan yang akan digunakan untuk usaha tersebut. Yang timbul dalam ingatan adalah bagaimana lelahnya mengolah lahan, kotornya badan  terkena lumpur atau tanah. Belum lagi legamnya badan karena terkena sinar matahari. Waah..pokoknya serba beratlah.
Bebarapa saat yang lalu saya mengunjungi anak saya yang meneruskan kuliahnya di Bogor. Saya dibawa berkeliling, mengunjungi tempat-tempat rekreasi dan mengunjungi mall yang dekat dengan KRB, Botani's Square mall. 
Di mall ini kami hanya singgah sebentar, melihat-lihat pakaian yang kebetulan sedang discount. Diantara banyaknya pakaian yang terpajang, ternyata ada juga baju yang cocok untuk anak-anak saya baik dari harga, kualitas maupun modelnya. 

Tuesday, February 24, 2015

Amalan yang menjamin masuk surga

Hari ini saya mendapatkan tausiah mengenai manusia sebagai ciptaan Sang Khalik. Manusia diciptakan dari tanah. pernyataan ini terdapat di dalam Al-Qur'an. CiptaanNya bukan hanya manusia yang berbentuk nyata, tetapi juga ada ciptaanNya yang tak nyata yaitu jin dan syaitan. Manusia, jin dan syaitan ini diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah swt. Ada pernyataan lain dari penciptaan manusia adalah dari air yang hina, sehingga kalaulah air ini diletakkan di jalan maka anjingpun tak mau memakannya.
Dari asal usul penciptaan ini, menggambarkan bahwa manusia dilarang untuk bersikap sombong. Allah swt sangat benci pada sifat sombong. Hal ini juga terdapat di dalam Al-Qur'an yaitu ketika Allah menyuruh syaitan untuk menyembah kepada Adam (manusia pertama yang diciptakan Allah yang berasal dari tanah). Syaitan yang merasa diciptakan dari api merasa tidak pantas untuk sujud kepada Adam. Kesombongan yang ditunjukkan oleh syaitan ini membuat Allah murka sehingga syaitan diusir dari surga.
Sebagai makhluk ciptaan, maka sikap sombong ini tidak pantas ada padanya, karena yang berhak mempunyai sifat sombong adalah yang Menciptakan yaitu Allah swt. Jadi pada dasarnya manusia (sesuai dari zat pembentuknya yaitu tanah) dan syaitan (yang diciptakan dari api) sangat tak pantas mempunyai sifat sombong. Sifat ini merupakan awal kejadian kemurkaan Allah dengan diusirnya syiatan dari surga.
Selain hal tersebut diatas, maka ada hal lain yang disampaikan dalam tausiah hari ini, yaitu tentang menghadapi mati. Kita sebagai makhluk ciptaanNya tak seharusnya takut dengan kematian. Karena kematian adalah hal yang pasti terjadi pada setiap makhluk. Yang perlu dijaga agar ketika kematian itu datang menjemput kita adalah persiapan menghadapi kematian tersebut. Perbanyak amal kebajikan, melaksanakan perintah-perintah Allah dan RasulNya yang sudah diajarkan secara langsung lewat perilaku kehidupan Rasulullah saw maupun perintah-perintah yang tercantum di dalam Al-Qur'an.
Untuk para wanita, mendapatkan surga dapat dilakukan melalui beberapa amal saleh yaitu  a). mendirikan sholat. b). melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan. c). berbakti kepada suami. d).menunaikan zakat.
Sholat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab. Jika sholatnya baik, maka amalan yang lainpun akan mengikutinya. Dan jika sholatnya buruk, maka amalan yang lain juga akan dinilai buruk. Sholat yang diterima adalah sholat yang dimulai dari mandi sucinya. bersuci baik dari hadas kecil maupun hadast besar harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Ketika di kamar kecil, bersuci harus ditanya kepada hati, karena hati tak pernah berbohong. jika hati berkata belum bersih maka harus dibersihkan sampai bersih.
Nah untuk amalan mengenai berbakti kepada suami, merupakan amalan yang seharusnya dilakukan oleh setiap istri. Mengurus suami, anak dan keluarga adalah amalan mulia jika diniatkan karena Allah swt. Peran istri dalam keluarga adalah besar, Kesuksesan suami, ketentraman rumah tangga, keberhasilan anak-anak dalam hidupnya tak dapat dilepaskan dari kerja keras istri dalam mengurus rumah tangga. Oleh karena itu, wahai para istri, jangan malu ketika ditanya apa pekerjaanmu, kalau memang yang dilakukan adalah mengurus rumah tangga. Itu merupakan jaminan surga yang dijanjikan Allah kepada para istri yang berbakti kepada suami (keluarga).
Mengenai amalan sedekah/zakat/infak adalah merupakan amal shaleh yang akan membantu memudahkan kita ketika menghadapi sakaratul maut. Saat sakaratul maut sudah dekat, maka akan ditampakkan semua amalan-amalan, tempat yang akan menjadi tempat kita di akhirat. Sehingga pada saat itu tak ada batas yang menghalangi pandangan dari hal-hal yang akan kita hadapi di akhirat nanti. Oleh karena itu, ketika seseorang yang sesudah mengalami sakaratul maut, sangat mengharapkan agar dikembalikan ke dunia agar dapat memperbaiki amal shaleh terutama sholat dan sedekah/infaknya. Orang yang sangat banyak bersedekah akan dimudahkan ketika menghadapi sakaratul maut.

Semoga ini dapat menjadi catatan untuk peringatan terutama bagi diri pribadi. Aaamiiinn Ya rabbal 'alamin.  Barakallahu fiik......

Thursday, February 12, 2015

Pengalaman Menggunakan Bus Antar Kota

Perjalanan antar kota sering saya lakukan dengan menggunakan kendaraan umum (karena memang belum punya mobil pribadi sih). Kendaraan yg biasa saya gunakan adalah jenis kendaraan umum Damr*. Seperti diketahui bis antar kota ini merupakan angkutan darat yang hampir ada di semua kota-kota besar dan merupakan angkutan yang terjangkau bagi sebagian rakyat kita & merupakan perusahaan daerah. Dengan sendirinya para karyawan (penjual tiket, sopir) tentunya merupakan hasil saringan atau tes perusahaan tersebut.

Seperti diketahui kendaraan Damr* ini merupakan kendaraan yang termasuk modern (ada AC-nya). Nah, Saya punya pengalamaan agak menyesakkan dada. Bagaimana tidak, ketika saya sekeluarga mengunjungi sanak famili di salah satu kota dengan menggunakan Damr*, ternyata dengan anteng dan tenangnya sopir maupun kernetnya merokok dengan bebas. Kami merasa terganggu. Pada kondisi ini, siapapun tak sehat jika berada di ruangan ber AC dengan udara rokok di dalamnya. Kami protes. Tapi apa gerangan yang kami terima sebagai jawaban?

"Coba dibuka aja jendelanya."
"Perjalanan jauh bu... Ngantuk.. Jadi kami perlu merokok."
"Mulut asam bu kalau nda ngerokok.."

Kami sebagai konsumen komplain kepada atasannya (yang kami hubungi lewat no telp yang tercantum di tiketnya). Bagus sih tanggapannya, "tolong beritahu kami siapa namanya, berapa no polisi Damr* yang ibu naiki?" lega sedikit rasa hati.

Berikutnya saya pergi lagi ke luar kota.. Lagi-lagi menggunakan Damr*. Ternyata keadaannya sama aja dengan yang lalu. Tak ada perubahan... Sayang sekali.

Pengalaman baru kami dapatkan beberapa waktu yang lalu, tapi di kota lain di pulau Jawa. Ketika suami saya menggunakan Damr*, ada penumpang yang merokok. Sopirnya langsung berkata :
"Siapa yang merokok. keluar aja."

Pengertian, pengetahuan dan empati serta kesediaan untuk melayani dengan hati seharusnya juga menjadi salah satu point dasar untuk menerima seseorang berkerja untuk keselamatan orang lain misalnya dengan tidak merokok, minum miras, ngantuk dsb.